Testimoni Kuliah di Rikkyo University

Testimoni Kuliah di Rikkyo University (Sandwich Program, Spring Semester 25 April-31 Juli 2019)

 

  1. Metode belajar : Lebih interaktif, sebelum kuliah ada bahan bacaan berupa jurnal atau case study yang sebelumnya harus dipelajari. Tips : harus aktif bertanya, berdiskusi atau menjawab pertanyaan professor pengajar dikarenakan termasuk penilaian. Pada beberapa mata kuliah, setiap pelajaran ada mini quiz dan membuat reaction paper. Untuk mata kuliah master kebanyakan tidak ada final exam, akan tetapi tugas membuat paper (individual dan kelompok). Menurut saya, metode pembelajaran di Rikkyo University sangat berbeda dengan di Indonesia, mahasiswa dituntut untuk lebih aktif belajar mandiri, bebas mengemukaan ide-ide dan berdiskusi lebih banyak dengan professor pengajar.

Di Rikkyo University juga fasilitas penunjang belajar lengkap , perpustakaan nyaman dan luas untuk belajar, buku-buku dan materi kuliah tersedia lengkap, jurnal internasional terbaru bebas didownload, ada fasilitas study room untuk mengerjakan tugas yang dilengkapi dengan PC, printer dan mesin forokopi gratis untuk mahasiswa. JIka tidak memiliki laptop, tersedia faslitas peminjaman laptop untuk mahasiswa di Media Center. Staf pengajar dan administrasi sangat membantu pembelajaran. Setiap pengajar menyediakan waktu khusus dengan membuat appointment terlebih adhulu jika mahasiswa memiliki kesulitan dalam belajar. Universitas juga menyediakan konsultasi psikologi terkait mahasiswa yang memiliki kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Jepang seperti homesick, dll.

  1. Living cost : Berdasarkan pengalaman, karena Rikkyo University berada di pusat kota Tokyo, living cost cenderung mahal dibandingkan dengan kota lain seperti Saitama. Hal tersebut bisa disiasati dengan mencari tempat tinggal berupa shared house dan memasak makanan sendiri untuk menekan biaya hidup. Kira-kira 80.000-85.000 Yen per bulan (detail : shared house 42.000 yen/bulan, makan dan akomodasi 43.000 yen/bulan). Untuk mahasiswa disediakan student pass untuk subway/railway sehingga mendapatkan Discount 50% . dari tempat tinggal saya ke kampus hanya berjarak 2 station, biaya ongkos subway per bulan 3000 yen (non discount : 6000 yen/bulan)
  2. Adaptasi hidup di Jepang : menurut saya sebaiknya sebelum ke Jepang belajar sedikit bahasa jepang (basic conversation) dan belajar menulis dan membaca huruf hiragana dan katakana. Hal ini akan sangat membantu mengingat orang-orang Jepang tidak banyak yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Akan tetapi di Rikkyo University disediakan fasilitas belajar Bahasa Jepang gratis selama menempuh studi. JIka ada waktu, saran saya sebaiknya manfaatkan denagn ikut kelas Bahasa Jepang ini karena cukup membantu dalam keseharian kita seprti saat berbelanja ke supermarket, memesan makanan ke restoran, menanyakan arah / lokasi dll.

Rikkyo University juga sangat menghormati keberagaman dengan  memebrikan fasilitas musholla untuk mahasiswa dan staf muslim, serta akan menyediakan stand makanan halal/vegetarian di kafetaria kampus. Di Tokyo sendiri saat ini banyak tersebar masjid dan restoran yang menyediakan menu halal untuk mengakomodir warga dan turis muslim.

  1. Pengalaman yang sangat berkesan untuk saya selama berkuliah di Rikkyo University adalah saat saya mengikuti Japanese Speech Contest tanggal 22 Juni 2019 yang lalu. Saya baru belajar Bahasa Jepang dari Bulan April 2019, dan 2 bulan kemudian saya berpidato dalam Bahasa Jepang (tanpa teks), Alhamdulillah berjalan lancar. Dengan mengikuti kontes tersebut saya juga memiliki student advisor (mahasiswa jepang di Rikkyo) yang membantu saya berlatih pidato sebelum tampil. Hingga saat ini kami berteman sangat baik.

Saya juga terkesan dengan budaya disiplin waktu, pemilahan sampah, budaya antri, kesopanan masyarakat Jepang serta transportasi public yang sangat nyaman dan cepat dan terhubung ke semua area. Terhadap orang asing mereka sangat membantu dan respect.

Banyak sekali pengalaman dan pengetahuan baru yang saya dapatkan selama berkuliah di Rikkyo University. Saran saya jika teman-teman memiliki kesempatan dan dananya juga tersedia, ayo kuliah ke Jepang, karena akan menambah insight dan membuat hidup kita lebih berwarna. Demikian pengalaman saya berkuliah di Rikkyo University, sangat berkesan dan tidak akan terlupakan selama hidup saya.

Salam,

Yuli Fitriyani