Penghentian Studi

MASA STUDI DAN PENGHENTIAN STUDI SEMENTARA MASA STUDI

  • Masa tempuh studi untuk Program Studi Magister adalah untuk 4 semester dan dapat ditempuh secepat-cepatnya 3 semester; dan selambat-lambatnya 8 semester, termasuk cuti akademik selama 1 semester.

PENGHENTIAN STUDI SEMENTARA Mahasiswa dapat menghentikan studi untuk sementara dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Penghentian studi untuk sementara tidak lebih dari 1 (satu) semester baik secara berturut-turut maupun secara terpisah.
  • Periode penghentian studi sementara itu tidak diperhitungkan dalam batas waktu maksimal program studinya.
  • Ketentuan lebih lengkap mengenai penghentian studi sementara dapat dilihat pada Buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Universitas Padjadjaran.
  • Untuk Program Magister Manajemen, penghentian studi untuk sementara tidak boleh dilakukan pada semester pertama terdaftar sebagai mahasiswa program Magister Manajemen dan periode penghentian studi sementara tidak menambah batas waktu studi maksimum.

Prosedur pengajuan penghentian studi sementara (bagi program Magister Manajemen):

  1. Mahasiswa mengajukan surat permohonan kepada Ketua Program Magister Manajemen dengan membubuhkan tanda tangan pada surat itu, selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelum kegiatan akademik berjalan.
  2. Ketua Program meneruskan permohonan tersebut kepada Rektor.

Apabila penghentian studi sementara dilakukan tanpa ijin Rektor, dikenakan sanksi sebagai berikut.

  1. Menghentikan studi selama lebih dari 1 (satu) semester secara berturut-turut atau tidak berturut-turut tanpa ijin Rektor, dikenakan sanksi pemutusan studi.
  2. Untuk mendaftar kembali harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor melalui Ketua Program. Permohonan tersebut dapat diterima atau ditolak.
  3. Periode penghentian studi sementara itu diperhitungkan dalam batas waktu maksimal program studinya.
error: Content is protected !!